2016 Desember 21 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k
2016 September 20 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung
2015 Oktober 21 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah
2015 Juni 17 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah
2015 Juni 17 | 12:16:00 WIB

Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus

Scudetto dari kiri - Nandar, Emos, Agus, Gimin (foto:raka yudhatama/bandungupdate)

GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah memainkan lagu-lagu Koes Plus sejak 20 tahun lalu. Memiliki kesamaan hobi dan letak rumah yang berdekatan membuat mereka sepakat membuat grup band bernama Scudetto pada 23 November 1996. “Wah… kita mah udah lama ya bareng-bareng maen musik, kebetulan kesukaannya juga sama, hobinya sama, ya kalo dihitung sama formasi yang ini kita udah 18 tahun tidak ganti-ganti personil,” jelas Agus yang ditemui saat acara Tribute to The Beatles & Koes Plus di Bumi Sangkuriang Bandung, Sabtu (13/6).

 

Berawal dari panggung lokal yang diselenggarakan di dekat tempat tinggalnya, Scudetto sedikit demi sedikit mulai melebarkan kiprahnya ke luar kota hingga berkesempatan untuk bertemu personil Koes Plus. “Awalnya mah cuma panggung Tarka aja di Cimahi, eeh.. ketemu sama para aki-aki ini, yaah keterusan sampe ke luar kota kaya Cirebon, Jakarta, banyak sih, sama Koes Plus nya juga sering ketemu sama (alm) pak Muri, kang Yok Koeswoyo, Yon Koeswoyo masih suka ketemu,” ujar Agus.

 

Meskipun memiliki aktivitas yang berbeda-beda, grup band ini selalu menyempatkan untuk latihan rutin 2 kali seminggu.”Naah mata pencaharian utama saya sebenarnya pengantar koran, sudah saya jalani selama 25 tahun, terus kalo wa Emos ini beliau adalah pensiunan PNS Angkatan Darat, Mas Gimin masih aktif sebagai staff administrasi di Unpas, sama Nandar dia punya toko di Andir, tapi kita selalu sempatkan untuk latihan rutin,” jelas pria yang memiliki 2 orang putri dan satu putra ini.

Ditanya soal kekompakannya dalam bermain musik, para pemuda tahun 70an ini mengaku sering mengalami perbedaan pendapat dalam mengaransemen lagu. “Wuiiihh sering banget beda pendapat, yang satu bilang ini, yang satu itu, yaaa ngatasinnya mah saling ngemong aja lah, kumpul bareng-bareng, dengerin kaset, diulik weh sama-sama,” ungkap Agus yang merupakan Leader dari grup band Scudetto.

Keabadian karya-karya Koes Plus menjadikan band ini menjadi legenda di Indonesia. “Wah karyanya koes plus ini luar biasa, cerita-ceritanya pun banyak cerita tentang alam dan sebagainya, ngga ada yang aneh-aneh lah, lagunya itu 1500 lebih, sangat produktif sekali, saya bangga menjadi penikmat Koes Plus, mudah-mudahan ke depannya makin banyak anak-anak muda yang melestarikan karya dari Koes Plus ini,” pungkasnya. (Rk) ***

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
2016 Desember 22 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut...
2020 September 01 | 04:38:00
UID Serahkan 100.000 Masker ke Pemprov Jabar
BANDUNG-Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal sebagai United in Diversity (UID) Selasa sore (1/09) menyerahkan sumbangan 100 ribu masker kepada Pemerintah Provi...