2016 Desember 21 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k
2016 September 20 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung
2015 Oktober 21 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah
2015 Juni 17 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah
2015 Juni 01 | 03:04:00 WIB

Pernah Kuliah Sastra Jerman dan Kerja di Meksiko, Berakhir jadi Penjual Gulali dan Sagon

Makanan Tradisionil Sunda Unik (foto:fajar sukma/bandungupdate)

BANDUNG.- Di tengah maraknya jajanan pasar yang semakin modern dengan kemasannya, Dede Wiratama pengusaha jajanan sunda tempo dulu masih eksis dengan dagangan jajanan sunda tempo dulunya. Tapi, jangan remehkan dulu, omzet dari usahanya ini  bisa puluhan juta per hari. Di event umum sekelas pameran, dalam satu hari Dede bisa mendapat Rp 2,1 juta per hari. Sedangkan, untuk event kampus dan mall angkanya lebih fantastis lagi, bisa sampai Rp 12-15 juta per hari.  “Untuk event di mall harga barang memang kami jual lebih tinggi, karena kelasnya juga lain.” kata Dede saat ditemui bandungupdate di stand bazar di jalan Diponegoro,  Sabtu (29/5).

Jajanan dengan nama Sunda Unik ini  dimulai tahun 2006 bersama semua anggota keluarganya. Ada beberapa jenis makanan khas sunda yang  dijual, seperti combro garing (combring), permen jahe, mie lidi, gulali kacang, sagon mayang dan lainnya. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 500 sampai Rp 5 ribu. Makanan jenis kue itu dibuat sendiri, sementara makanan yang diberi merk ada penyuplainya. ”Diantara semua makanan yang tersedia, sagon moyang yang paling gemari,” ucapnya.

Hal unik lainnya, bandrol harga barang jajanan yang dipajang menggunakan uang pecahan rupiah tempo dulu yang sudah tidak beredar. Uang seperti pecahan Rp 500 yang bergambar monyet, Rp 1 ribu warna biru bergambar gunung Krakatau sengaja dipajang untuk simbol harga jual. Dede mengaku, memang sudah sejak lama dirinya hobi mengoleksi uang-uang lama. Jadi tidak heran bila punya stok uang lama yang banyak.  

Pria 47 tahun yang mengaku pernah merasakan bangku kuliah jurusan sastra Jerman ini pun menjelaskan, ide awal memulai usahanya ini terinspirasi ketika bekerja di Meksiko. Saat itu, di salah satu kota tersebut ada pedagang yang menjual barang dagangan tempo dulu. sehingga, tertarik untuk menerapkannya di negeri sendiri khususnya Bandung.”Sebelumnya, saya juga pernah menjadi guru bahasa Inggris dan perhotelan.

Dede menyatakan, usahanya ini tidak hanya sekedar mencari keuntungan semata. Tapi, dengan dikenalkannya kembali makanan khas sunda tempo dulu, masyarakat khususnya anak muda saat ini, mampu melestarikan dan mempopulerkan kembali warisan nenek moyangnya. “Makanan khas sunda itu tidak jelek, bahkan mampu bersaing dengan produk makanan luar negeri,” tuturnya. Jika anda ingin mengenang kembali masa kecil, masa di sekolah dasar, menikmati jajanan sekolahan, maka Sunda Unik ini salah satu tempatnya. (fs)      

      

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
2016 Desember 22 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut...
2019 Maret 16 | 01:58:00
Politikus yang Berurusan dengan KPK Mencapai 344 Orang
BANDUNG.- Jumlah pelaku korupsi yang menduduki  jabatan politik yang sudah ditangani KPK sampai saat ini mencapai 344 orang. Mereka terdiri dari 70 anggota  DPR...