2016 Desember 21 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k
2016 September 20 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung
2015 Oktober 21 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah
2015 Juni 17 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah
2015 April 16 | 12:08:00 WIB

Pascodex Akan rilis album Perdana Versi Dangdut Metal Sunda

BANDUNG.- Predikat Kota Bandung sebagai gudangnya orang-orang kreatif nampaknya bukan hanya isapan jempol. Terbukti, di kawasan Bandung Timur lahir sebuah grup band bernama Pascodex yang punya style berbeda dengan band-band lokal lainnya di Kota Bandung. Grup band ini mencoba terobosan baru dengan memadukan nuansa orkes dangdut dan distorsi metal. Bahkan, sebagian besar lirik lagunya berbahasa sunda. ’’Kemampuan sang vokalis membuat lirik sunda cukup kuat. Tapi, ke depan agar bisa diterima dalam skala nasional Pascodex menyiapkan lagu-lagu terbaru berbahasa Indonesia,’’ ucap Dani sang bassis.

Dia juga mengatakan, saat ini Pascodex sedang dalam proses mixing dan mastering untuk album perdana yang berjudul Bogalakong dengan 12 materi lagu di dalamnya. Dalam album tersebut, Pascodex punya 2 lagu andalan yang berjudul  Nenk Cing Kade dan Tunggara Budak Sakola. Selain itu, Pascodex akan mengeluarkan hits single lagu yang berjudul Persib Juara. Lagu-lagu tersebut menceritakan tentang kehidupan sosial, realita, masalah pemberitaan para oknum dan kehidupan sehari-hari dengan sebagian besar liriknya berbahasa sunda.

Grup band yang digawangi oleh Kinoy sebagai Vokalis, Dimas (Lead Guitar), Denz Poex (Rytem Acoustik), Dani Pipup (Bass), Agun (TamTam), Eii Bauhellcrew (Drums), Sumi (tamborin) ini berinovasi memadukan dua genre musik yang sangat bertolak belakang, dangdut dan metal. Selain itu, Pascodex selalu tampil nyentrik diatas panggung karena punya ciri khas yang unik dalam berkostum, yaitu kemeja flannel dan topi koboy. ’’Meskipun kita punya slogan orkes ugal-ugalan, tapi tetap memegang etika dan norma yang berlaku di negara ini,’’  kata Dani.

Dani menuturkan, awalnya para personil Pascodex berangkat dari sebuah komunitas underground. Artinya, genre musik yang saat ini tengah dikembangkan bertolak belakang dengan basic para pemainnya. Namun, ini justru menjadi tantangan tersendiri bagi para personil Pascodex untuk menciptakan sesuatu yang beda. Hasilnya, panggilan tampil dari panggung ke panggung berjalan begitu cepat dan instan. Bahkan, dalam beberapa kesempatan pernah mengisi acara Hellprint dan Viking adventure bareng ebiet biet-e dan Yuki Pasband. Artinya, musik yang dibawakan Pascodex ini mudah diterima di masyarakat.

Disinggung mengenai fans Pascodex, Dani menyatakan, para fans diberi nama khusus yaitu, Koboy Kompeni. Jika dihitung, jumlahnya sudah mencapai ratusan dan mayoritas kalangan anak muda. Meskipun, sebenarnya Pascodex bisa diterima oleh semua kalangan. ’’Terima kasih para Koboy Kompeni atas dukungannya,’’ kata Dani.

Kinoy sang vokalis menambahkan, band ini dibentuk oleh para musisi metal yang cukup ’’Brengsek” (mahir). Dengan paduan genre musik ini, diharapkan Pascodex bisa diterima oleh semua kalangan. ’’Kedepan, Pascodex punya cita-cita masuk industri musik mayor label dan bisa tampil di stasiun televisi nasional’’ imbuhnya. (fs)

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
2016 Desember 22 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut...
2019 Maret 16 | 01:58:00
Politikus yang Berurusan dengan KPK Mencapai 344 Orang
BANDUNG.- Jumlah pelaku korupsi yang menduduki  jabatan politik yang sudah ditangani KPK sampai saat ini mencapai 344 orang. Mereka terdiri dari 70 anggota  DPR...