2016 Desember 21 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k
2016 September 20 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung
2015 Oktober 21 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah
2015 Juni 17 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah
2014 Maret 26 | 09:36:00 WIB

Galaksinongnong Tawarkan Jaipong Wayang Modern dan Atraktif

BANDUNG.-Penuh semangat, lincah, kuat, ramah dan kenes, begitulah penampilan empat perempuan cilik asal Bandung yang tergabung dalam grup Kinnara Mandalawangi GSA menarikan jaipongan. Keempat penari jaipong tersebut adalah Siti Jannah Maesyaroh (11), Sofiatunissa Putri (10), Naira Amara (9), Fitria Aryani (12). Jaipongan yang diusung  Kinnara Mandalawangi GSA merupakan jaipong wayang, yang berbeda dengan jaipongan pada umumnya yang hanya menitik beratkan pada wiraga (gerakan), wirasa (penghayatan), wirahma (kesesuaian). Jaipong wayang selain menitik beratkan pada keempat komponen tadi, juga menitikberatkan pada karakter penokohan wayang. “Inilah yang membedakan jaipong yang diusung Kinnara dengan jaipong lainnya,” ujar Yayan Abuy koreografer dari bengkel jaipong Galaksinongnong’s Art (GSA) yang juga membentuk grup Kinnara ini.

Kinnara artinya bidadari-bidadari cantik yang pandai menari. Nama Kinnara diambil dari nama Dewa Kinnara yang bertubuh setengah manusia setengah burung yang disimbolkan sebagai dewa yang pandai menari dan memainkan alat musik. Saat ini Kinnara Mandalawangi GSA baru memiliki dua tarian hasil koreografi Yayan, yakni Sancang Gugat dan Shinta Obong. Sancang Gugat merupakan tarian yang menceritakan perjuangan untuk mempertahankan dan membela kebenaran. Tokoh-tokoh wayang yang dimasukkan Yayan ke dalam tarian jaipong hasil kreasinya antara lain Shinta Obong, Gandrung, dan Srikandi. “Jaipong wayang ala Kinnara Mandalawangi GSA tak sekedar fokus di tradisi, tapi kita juga ada tarian kontemporer kombinasi tradisi dan modern,” ujar Yayan.

Kinnara mendapat job pertama di acara pesta rakyat Simpedes BRI Kanca Sumedang. Sejak itu, permintaan untuk tampil dalam suatu event atau pasanggiri mengalir. Namun menawarkan Kinnara GSP untuk tampil di suatu event bukannya tanpa kendala, karena tidak jarang ada pihak-pihak yang under estimate. Maklum masih banyak yang beranggapan sama, menampilkan tarian jaipong yang notabene tradisional identik dengan ketinggalan jaman, padahal jaipongan yang ditampilkan Kinnara berbeda dengan jaipongan pada umumnya. “Mungkin karena ketidaktahuan saja, karena sebelumnya saya juga berpikir jaipong itu biasa saja seperti yang sering ditampilkan di hajatan atau event 17 Agustusan, tapi setelah dilihat ternyata bukan seperti itu, Kinnara punya ciri dan kekhasannya sendiri,” ujar Imas salah seorang orangtua anggota Kinnara, Naira..

“Setiap koreografer itu punya ciri dan kekhasan sendiri, dari tarian dan kostum saja kita sudah bisa menebak siapa koreografernya,” tambah Imas. Bengkel jaipong Galaksinongnong's Art yang bermarkas di Kampus FPOK UPI Suci di Jl PPH Mustopa, selain mengembangkan dan melestarikan tarian tradisional, juga turut mengembangkan kepribadian. “Dulu Naira super pemalu, awal latihan ngga lepas dari saya sebagai ibunya di balik punggung, tapi begitu dilatih langsung oleh Kang Yayan, 180 derajat berubah, Naira jauh lebih pede tampil sekrang, juga personil lainnya,” ungkap Imas. Yayan maupun Imas berharap kiprah Kinnara Mandalawangi GSA makin diakui, selain juga dapat terus menjaga dan melestarikan salah satu budaya Sunda ini. (Ap) ***

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
2016 Desember 22 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut...
2019 Maret 16 | 01:58:00
Politikus yang Berurusan dengan KPK Mencapai 344 Orang
BANDUNG.- Jumlah pelaku korupsi yang menduduki  jabatan politik yang sudah ditangani KPK sampai saat ini mencapai 344 orang. Mereka terdiri dari 70 anggota  DPR...